Minggu, 30 Mei 2010
Ketika aku masih kecil. Aku mempunyai ingatan tentang sahabat. Aku mempunyai sahabat terbaik. Dia sahabat pertamaku. Dialah yang membuatku sadar akan kehadiran orang-orang disekeliling memperhatikan kita. Dialah yang membuatku ceria. Dialah sahabat pertamaku sekaligus sahabat yang kurindukan.
Ketika ku merasa gelisah, dia berada disampingku tuk membuatku kembali ceria.
Ketika ku ingin menangis, dia menghiburku hingga membuatku tertawa.
Ketika ku merasa gundah, dialah tempat ku tuk mengeluarkan isi hatiku....
Tapi sekarang dia tak dapat menghiburku lagi.........
Aku rindu kan keberadaan dia...
Aku rindu kan suaranya...cerianya...kelincahannya...
Aku ingin sekali melepas rindu dengan dirinya...
Aku ingin bermain lagi dengannya
Aku ingin....
Aku ingin....
Ingin sekali tertawa bersama kembali
Owh...Sahabatku...
Walaupun dirimu tak ada disampingku...
Kau tetap sahabat terbaikku
Sahabat pertamaku..
Sahabat kecilku..
Owh...
Sungguh aku rindu padamu...
Semoga dimana kau berada kau masih tetap mengingatku walaupun kau punya sahabat baru...
Semoga hidupmu lebih cerah dan bahagia...
Label: Karanganku, TOU
Minggu, 09 Mei 2010
Nah kita lanjutkan ceritanya. Pada tanggal 5 mei 2010, saya pulang dari kampus berjalan kaki. Ketika saya berjalan kaki, saya bertemu dengan teman saya yang membawa motor. Dia mengajak saya untuk bareng. Padahal arah rumah kita berdua saling berlawanan. Akhirnya saya ikut dengan teman saya. Soalnya arah dia melewati Perumahan Griya. Karena saya penasaran sama perumahan tersebut sebab saya pernah nyasar didaerah sana. Akhirnya pun perjalanan dimulai dari pintu gerbang perumahan tersebut. Saya terus menelusuri untuk keluar dari perumahan tersebut dan akhirnya saya mengikuti pengendara motor dan saya dapat keluar dari perumahan tersebut. Saya terus mengikuti arah motor itu, akan tetapi arah motor itu membuat saya bingung ketika melewati persimpangan. Saya kemudian menghentikan jalan saya dan berpikir arah tujuan walaupun saya tidak tahu daerahnya. Saya melewati jalan tikus dan akhirnya saya pun sampai di perumahan BSK. Dari perumahan ini saya dengan berjalan tanpa kebingungan.
Dalam perjalanan saya melewati banyak kali. Disitu saya kali yang saya lihat, airnya tidak bersih. Bahkan terdapat sampah pada kali-kali tersebut. Saya heran sama warga sekitar yang bertempat tinggal didaerah yang terdekat kali itu. Mengapa mereka teganya membuang sampah sembarang begitu saja dikali. Dimanakah letak kebersihan mereka? Ketika mereka tertimpa bencana misalnya banjir. Mereka akan bermuka masam dan hanya mengeluh saja. Padahal itu semua hasil dari perbuatan mereka sendiri. Mereka hanya saling menyalah-menyalahkan akibat dari bencana tersebut. Alhasil mereka pun akan tetap terus begitu sampai anak cucu mereka. Miris sekali kalau masyarakat Indonesia semua berkelakuan seperti mereka. Akankah Negara Indonesia akan tenggelam apabila masyarakat Indonesia berkelakuan seperti itu. Jika hanya masyarakat didaerah tertentu tidak mau membuang sampah pada tempatnya yang sudah disediakan, itu akan berakibat fatal untuk Negara tempat kita bermukim dan bumi ini. Walaupun hanya satu daerah, akan tetapi akan terus berkembang ke daerah lainnya bahkan sampai ke kota .
Satu contoh dari membuang sampah tersebut sudahkah membuat kita sadar akan pentingnya menjaga kebersihan. Jika kita menjaga kebersihan dari sekarang ada kemungkinan di masa depan anak cucu kita akan mengikuti kelakuan kita. Dan kelestarian lingkungan pun tercipta. Kesehatan pun terjamin.
Label: Karanganku, TOU

